Friday, January 20, 2017

5 Tips Sederhana Untuk Desaian Interior Ruang Rapat

Ruangan untuk rapat adalah bagian dari ruangan yang paling penting bagi bangunan perkantoran. Ruang  ini adalah lokasi  untuk acara  rapat,kordinasi,diskusi, dan presentasi, mengenai  berbagai  hal. Agar acara rapat bisa berlangsung dengan efektif dan bai biasanya diperlukan interior furniture dengan desain yang menarik untuk ruang rapat yang baik.


Berikut ini  admin  akan membagikan tips sederhana bagi interior furniture untuk ruang rapat yang baik dan benar.

1. pencahayaan yang cukup


Masalah cahaya memang sangat tergantung dari kegiatan di dalam ruangan. apabila kita melakukan rapat menggunakan proyektor  tentu sering mematikan lampu agar tampilan presentasi di screen lebih jelas. Tetapi kita harus mendesain pencahayaan ruangan rapat untuk kondisi normal atau rapat tanpa menggunakan proyektor, ruangan harus mendapatkan cahaya yang cukup terang paling tidak untuk membaca.

2. Partisi lipat untuk membagi ruang rapat


Jika ruang rapat terlalu besar bisa dibagi menjadi beberapa ruang rapat yang lebih kecil tetapi tidak permanen dengan menggunakan partisi lipat atau moveable sliding wall. Jadi jika akan digunakan untuk ruang rapat besar tinggal dibuka partisinya sebaliknya jika partisi lipat ditutup maka ruangan akan terbagi menjadi beberapa ruang rapat yang lebih kecil.


3. Furniture ruang rapat yang sesuai


Umumnya terdapat beberapa macam jenis furniture yang sering ada di ruang rapat yaitu : meja rapat, kursi rapat, backdrop dinding ruang rapat yang terdiri dari rak dan whiteboard yang dilengkapi dengan screen gulung.

Tergantung dari peruntukan ruang rapat yang akan dibuat maka jenis dan tipe furniturenya harus menyesuaikan. Apakah ruang rapat tersebut merupakan ruang rapat biasa yang sering digunakan oleh level staf dan manager atau ruang rapat VIP untuk para direksi, tentunya tipe furniture  yang dipilih juga berbeda.

Tipe furniture, terutama kelasnya tidak bisa disamakan meski mungkin itemnya sama, misal kursi rapat jika untuk ruang rapat biasa menggunakan bahan pelapis kain atau fabric sedangkan untuk ruang rapat VIP menggunakan bahan leather atau kulit.

Selain itu ukuran ruangan dan kapasitas ruangan juga menentukan ukuran furniture yang digunakan misalnya untuk meja rapat. Besarnya ukuran meja rapat tentunya menyesuaikan dengan jumlah peserta rapat atau kapasitas ruang rapat tersebut.

4. Menentukan lokasi penempatan AC


Jangan sampai hembusan AC mengarah langsung ke arah peserta rapat yang ada di ruangan itu. Selain tidak baik untuk kesehatan, hembusan udara dingin juga juga dapat mengganggu konsentrasi dari peserta rapat.

Jika menggunakan AC central maka perlu dilakukan perencanaan yang baik dalam menentukan titik grill yang mengeluarkan hembusan udara dingin dari AC tersebut.

Sedangkan jika kita menggunakan AC split, kita harus mempertimbangkan agar jangan sampai hembusan angin dari AC langsung mengarah ke area meja rapat. Jika memungkinkan pilihlah lokasi yang tidak secara langsung mengarah ke arah meja rapat tetapi jika ukuran ruang rapat tidak memungkinkan kita bisa memasang AC reflector atau penahan hembusan AC dari bahan acrylic yang dipasang di dekat unit indoor AC.

5. Elektronik penunjang


Untuk ruang rapat yang baik diperlukan sarana elektronik penunjang, meski itu juga tergantung dari ukuran ruang dan kebutuhan dari masing-masing perusahaan dan bagian. Jika ruang rapat berukuran besar mungkin perlu instalasi tata suara secara khusus selain itu perlu juga disiapkan proyektor dan screen yang biasa digunakan untuk presentasi.

Biasanya proyektor digantung di atas plafon dengan menggunakan bracket dan dioperasikan dengan menggunakan remote control sehingga tidak mengganggu seperti jika diletakkan di atas meja rapat. Sedangkan untuk screennya bisa dipasang jenis screen yang dapat digulung dan dipasang di atas whiteboard backdrop.

Demikian 5 Tips Sederhana Untuk Desaian Interior Ruang Rapatg dapat admin sampaikan kali ini , semoga bisa bermanfaat.